Friday, January 05, 2007

Tika Dinihari

Salam alaikum

Di saat detikan jam jelas kedengaran menunjukkan tepat ke angka 3 dinihari, di saat melihat wajah-wajah kaku terbaring diselimuti kanvas tebal, di saat langit putih kelihatan sarat membendung salji yang mungkin kan berguguran esok, di saat angsa-angsa kristal di atas mejaku berkilau memantulkan sinar cantik, dan di saat bunga telur bewarna biru berisikan pot pouri yang tegak di sisi potretku menyamani malamku, aku termenung sendirian menerokai hati. Baik buruk hatiku, mencerminkan wangi busuk diriku. Putih hitam hatiku, menggambarkan tulus dendam diriku. Rindu benci hatiku, melagukan cinta hasad diriku.

Di saat ini, aku rindu pada keluargaku. Emak dan ayah. Kakak dan adik-adik.

Di saat ini, aku tunduk sujud kepada-Nya
.

"Wahai orang-orang yang berselimut! Qum faanzir! Wa rabbaka fakabbir!" (Al-Muddathir:1-3)

1 comment:

Anonymous said...

"Wahai orang-orang yang berselimut! Qum faanzir! Wa rabbaka fakabbir!" (Al-Muddathir:1-3)

maka diceritakan oleh Tuan-Tuan yang mengetahui, akan kisah di sebalik ayat ini. Ahli-ahli sufi di zaman yang terdahulu mematikan diri sebelum mati yang hakiki yakni berzikir(mematikan diri dari ingatan dunia) kepadaNya. Maka berselubunglah akan mereka(Sufi-sufi) dengan keasyikan zikir kepadaNya sehingga mendapat jalan bagi menghempas istana syaitan di dalam hati sehingga berkecai.(Pada zaman mereka, mereka lebih berselubung bagi mengelakkan dari pandangan mata mereka ke arah dunia, duduk dan berselubung) Lalu...

”Wahai orang-orang yang berselimut, BANGUNLAH DAN BERIKAN PERINGATAN dan agungkanlah Tuhanmu, dan bersihkanlah pakaianmu, dan tinggalkanlah perbuatan kotor yang merusak” (QS 74: 1-5).

bagi Tuan-Tuan ayat itu lebih kepada menyuruh mereka yang mendapat jalan mendekati Allah s.w.t. supaya menyebarkan akan RahsiaNya.. wallahualam..

sebenarnya banyak juga boleh diertikan,Eddy cuma sama2 sarah saja untuk bercerita bersama. :)

+apa2 pn eddy support sarah :)
trus kan perjuangan.


http://adesamzainal.blogspot.com